We Are Developer Of Sharia Accounting Application

Charger Accounting is an accounting application and software that helps you in the efficiency of business development. Transactions are faster, easier and more automatic. Solutions for corporate.

Purchase Application

Our Services

Lovely Design

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Great Concept

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Development

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

User Friendly

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Recent Work

Friday, September 4, 2020

Sejarah Akuntansi Dalam Islam

Gambar Ilustrasi

Islam telah memberikan barat yang terbaik dari apa yang telah di pelajari dari kebudayaan klasik dan apa yang telah di tambahkan oleh kejeniusan kreatif yang di milikinya.  Sejarah adalah bagian dari kehidupan manusia masa kini sebagai cermin dari kejadian masa lampau. Sejarah memberikan pengalaman, kisah dan juga pelajaran bagi masyarakat sesudahnya. Ia tidak lepas dari sebauh kebudayaan sekaligis menjadi bagian di dalamnya. Perisitiwa sejarah sesungguhnya bukan hanya kejadian fisik, melainkan juga persitiwa peristiwa yang bermakna yang terpantul sepanjang waktu sehingga terungkap dari segi pertumbuhan, kejayaan dan keruntuhan. 
Setelah munculnya Islam di semenanjung Arab dibawah pimpinan Rasullallah SAW serta terbentuknya daulah Islamiyah di Madinah, mulailah perhatian Rasullallah untuk membersihkan Muamalah Maaliyah (keuangan) dari unsur-unsur riba dan dari segala bentuk-bentuk penipuan, pembodohan, perjudian, pemerasan, monopoli dan segala usaha untuk mengambil harta orang lain secara bathil. Bahkan, Rasullallah lebih menekankan pada pencatatan keuangan. Di antara bukti seriusnya persoalan ini adalah dengan diturunkan ayat terpanjang dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah 282, ayat ini menjelaskan fungsi-fungsi pencatatan dasar-dasar,dan manfaatnya seperti yang diterangkan oleh kaidah-kaidah hukum yang harus dipedomani. Undang-undang akuntansi yang telah diterapkan waktu itu antara lainundang-undang akuntansi perseorangan, perserikatan atau perusahaan, akuntansi wakaf, hak-hak perlarangan penggunaan harta dan anggaran negara. Pendapatan utama bagi negara dimasa Rasullallah  dari zakat dan ushr (zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan) keduanya berbeda dari pajak dan tidak diberlakukan seperti pajak.
Pada masa ini kegiatan baitul mal masih tetap seperti pada masa Rasullallah sebagai kalifah. Ia memiliki sebuah baitul mal dikampung al-sun yang ditinggal begitu saja tanpa penjagaan karena semua harta zakat selalu tersalurkan kepada orang yang berhak menerimanya tanpa sisa sedikitpun. Pada awal Abu Bakar menjadi kalifah , Ia memberikan 10 dirham kepada setiap orang lalu kemudian Ia kemudian menambahkan 10 lagi  pada masa ke dua kepemimpinannya.
Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negrinya dengan cara Ia memberikan hadiah kepada orang-orang yang bekerja dibidang itu. Kontribusi terbesar umar adalah membentuk perangkat administrasi yang baik untuk menjalankan roda pemerintahan yang besar. Ia mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin  dilakukan pada abad ke tujuh sesudah masehi. Perbendaharaan sederhana juga didirikan di Madinah dan seluruh pusat pemerintahan disemua wilayah.
Pada pemerintahan kafilah Usman mengalami masa kemakmuram dan berhasil dalam beberapa tahun masa pemerintahannya. Ia melanjutkan kebijakan-kebijakan Umar. Ia mengadakan penyempurnaan pembagian kekuasaan pemerintah, Usman menekankan sistem kekuasaan pusat dan menetapkan juru hitung dari keluarga sendiri ( Lapidus dalam Kalsum, 2002 :57)
Pendapatan masa pemerintahan Khulafaur-rasyidin masih menggunakan sistem perpajakan yang dikenal oleh kaum muslim Al-Kharaj. Pajak ini dikenakan terhadap tanah pertanian kawasan baru milik Byzantium dan persia. Tanah dan barang-barang tersebut tetap menjadi milik hak pribadi namun sejak sebagian besar warga kawasan-kawasan baru tersebut beralih memeluk Islam .
Tokoh-Tokoh Yang Berperan Dalam Akuntansi Islam
Tata buku berpasangan yangmerupakan bangunan dasar akuntansi mod penulisan ern pada awalnya di kembangkan dari persamaan aljabar yang kemudian di kenal dalam dunia akuntansi sebagai persamaan akuntansi (accounting equation)(Hatfield dalam Triyuwono, 1997:9). Hal ini di buktikan dengan tokoh-tokoh baik Luca Pauoli,Cotrugly,al-Khawarizmi dan yang lainya adalah ahli matematika.
·  Al Khawarizmi (194 H-266 H/780M-825M)
Al Khawarizmi selain menyusun buku aljabar, juga menulis buku  tentang  perhitungan  biasa (Aritmatika) yang jadi pembuka jalan bagi penggunaaan cara desimal di Eropa  (penggantian penulisan dengan angka romawi). Aritmatika adalah perhitungan dengan bilangan bilangan dengan berbagai operasinya : tambah, kurang, kali dan bagi karena bilanganya sudah pasti.
·  Al Mazindarani
Abdullah bin Muhammad bin kayah Al mazindarani, tidak banyak data yang di peroleh mengenai kehidupanya kecuali tentang manuskrip yang di tulis pada tahun 765 H atau 1363 M kurang lebih 131 tahun sebelum pacioli menulis dan menerbitkan bukunya.Manuskrip tersebut menjelaskan aplikasi aplikasi akuntansi yang populer pada saat itu, sistem akuntansi yang wajib di gunakan untuk mencatat transaki keuangan dan cara menanganani kekuranagan dan kelebihan melalui penyetaraan.
·   LeonardoFIbonancide Pisa
Fibonacci atau yang lebih di kenal dengan nama Leonardo da Pisa tetapi tumbuh dan besar di afrika utara.
·  Amatino Manuci
Amatino Manuci adalah seorang partner dalam perusahaan geovani farolfi and the company yang di mulai padaabad ke 14.Manuci  bertugas menyiapkan kantor cabang acount dalam ruangan khusus.
·  Benetdetto Cotrugly Raguseo
Cotrugly di lahirkan di kota Ragusa Tua, sekarang Dubroknik Kroasia pada tahun 1416 dan meninggal pada usia 53 tahun di abruzoz pusat keagaam di Italy di tepi pantai Adriatic yang sebelumnya masuk dalam wilayah teritorial Vanise.Pada tahun 1458 , berdasarkan pengetahuan yang di milikinya cotrugly memulai menulis manuskrip ke tiga tentang perdaganan yang berjudul Libro  de L’Arte Mercatura. Bentukdan isi juranal tersebut bertipikal venince dan di setiap kelompok jurnal di beri penjelasan.




Thursday, April 23, 2020

Analisis Laporan Keuangan PT. Hanson International Menggunakan Alat Analisis Common Size dan Komparatif



Analisis keuangan sangat bergantung pada informasi yang diberikan oleh laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan perusahaan merupakan sumber informasi yang penting di samping informasi lain seperti informasi industri, kondisi perekonomian, pangsa pasar perusahaan, kualitas manajemen dan lainnya. Di bawah ini berdasarkan hasil Analisis Common size vertikal dari data laporan keuangan PT Hanson Internasional dari periode 2014-2017 secara garis besar terdapat kenaikan pada presentase total Aset Lancar pada tahun 2014 sebesar 11.6% sampai dengan 2017 sebesar 13.3%. Namun pada pencapaian pada tingkat 13.3% di tahun 2017 sempat terjadi penurunan atas aset yang dimiliki PT Hanson Internasional pada tahun 2016 yang menurun sebesar 0.5% akan tetapi dapat diimbangi dengan perolehan aset lancar pada tahun 2017. Peningkatan aset tersebut terutama disebabkan karena meningkatnya uang muka pembelian tanah sebagai bentuk usaha Perseroan untuk meningkatkan cadangan tanah / Landbank untuk ekspansi bisnis dan pengembangan usaha Perseroan kedepannya. Hal ini berkaitan dengan total liabilitas jangka pendek yang dimiliki oleh PT Hanson Internasional selama 4 periode yang juga menciptakan nilai liabilitas yang tinggi pada tahun 2016 sehingga pengalokasian kas pada aset lancar tercermin mengalami penurunan. Lalu kemudian adanya upaya pengurangan liabilitas pada jangka pendek dan jangka panjang yang membuat PT Hanson Internasional dapat mengoptimalkan keseimbangan financial pada perusahaannya. 

Modal yang dimiliki PT Hanson Internasional yang meliputi kepemilikan saham dan kepemilikan dari non pengendali juga berpengaruh besar pada kepemilikan harta PT Hanson Internasional. Yaitu selama 4 periode tersebut yang diawali pada tahun 2014 kepemilikan saham PT Hanson Internasional adalah sebesar 40.7% yang semakin berganti tahun mengalami penurunan yang terakhir dimiliki pada tahun 2017 sebesar 31.3%. Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 5,45% dari Rp 5,755 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp 6,069 triliun pada tahun 2017 yang dikontribusikan terutama oleh realisasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Perseroan tahun 2017 sebesar Rp200,0 milyar. 

Pengaruh ini mencerminkan bahwa kepemilikan saham oleh PT Hanson Internasional semakin menurun sehingga pendapatan laba yang diperoleh juga menurun. Sempat booming pada kurun 2011- 2013 karena tumbuhnya populasi yang mendorong naiknya permintaan, kemudian sektor properti mengalami tekanan pada tahun 2014. Sampai 2017, geliat industri properti di Indonesia mulai menunjukkan kemajuan kendati belum signifikan. Pada tahun 2017, Perseroan membukukan pendapatan penjualan sebesar Rp 885,13 milyar, meningkat sebesar 19,61% dibandingkan pendapatan tahun 2016 sebesar Rp 740,02 milyar. Peningkatan pendapatan ini terutama dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan dari produk properti rumah tinggal dan ruko sebesar 197,34% menjadi Rp 377,2 milyar pada tahun 2017 dari sebelumnya Rp 126,86 milyar pada tahun 2016. Posisi laba kotor Perseroan mengalami penurunan sebesar 28,19% dari Rp417,04 milyar pada tahun 2016 menjadi Rp299,48 milyar pada tahun 2017 yang disebabkan oleh peningkatan pengakuan beban pengembangan kawasan dan infrastruktur di proyek-proyek Perseroan. Peningkatan beban pengembangan kawasan dan infrastruktur tersebut adalah sangat diperlukan untuk meningkatkan daya tarik produk properti Perseroan kedepannya dan akan memberikan kontribusi positif pada peningkatan penjualan dan marjin laba Perseroan pada tahun-tahun mendatang.

Berdasarkan analisis komparatif terhadap laporan keuangan PT. Hanson International pada periode 2016 dan 2017 kami menemukan adanya peningkatan terhadap kas sebesar 105%, ini terjadi karena adanya pembayaran atas piutang usaha dari tahun sebelumnya sehingga piutang usaha mengalami penurunan sebesar 97%. Pada tahun 2017 perusahaan melakukan pembayaran dimuka atas pembelian tanah sebesar 1,1 miliyar atau 128% mengalami peningkatan, secara keseluruhan total asset perusahaan mengalami peningkatan sebesar 19%. Selanjutnya pada keseluruhan liabilitas perusahaan mengalami kenaikan sebesar 27% dimana utang usaha mengalami kenaikan sebesar 84%, dan utang lain-lain meningkat 95%. Dan dibagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo mengalami penurunan 45%. Sedangkan dibagian ekuitas perusahaan mengalami peningkatan sebesar 16%. Pada bagian laporan laba rugi, perusahaan mengalami peningkatan penjualan 20%. Namun pada bagian beban pokok pendapatan mengalami peningkatan 81% sehingga mengakibatkan perusahaan mengalami kerugian sebesar 28%.

Penulis : Lukman
Mahasiswa STEI SEBI

Tuesday, October 9, 2018

Unsur – Unsur Persamaan Dasar Akuntansi



Dibawah ini akan dijelaskan unsur unsur persamaan dasar akuntansi yang perlu kita ketahui :
  • .     Aset (Aktiva) : adalah sumber daya yang sudah dikuasai oleh pihak perusahaan sebagai akobat dari sebuah peristiwa yang terjadi di masalalu dan di masa depan akan memanfaatkan ekonomi dari sumber haraoan yang akan di peroleh perusahaan.
  • .     Hutang (Kewajiban) : adalah tanggung jawab perusahaan yang akan terjadi pada saat ini dan yang timbul dari sebuah peristiwa di masa lalu, dan proses penyelesaiannya akan membutuhkan sumber daya perusahaan.
  • .     Ekuitas (Modal) : adalah sisa dari kepentingan yang ada di dalam aktiva yang sudah sesuai dengan perusahaat setelah di kurangi dengan kewajiban.
  • .     Pendapatan (Revenue) : adalahaliran yang masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan dari kewajiban perusahaan sebagai akibat yang terjadi dari aktivitas penyerahan, penjualan dan pembuatan barag, jasa atau aktivitas yang lainnya dan yang juga merupakan kegiatan utama yang secara terus menerus di lakukan oleh perusahaan.
  • .     Beban (Expenses) : adalah arus keluar atau penggunaan lain dari aktiva atau penungkatan kewajiban karena ada penyerahan atau pembuatan barang, jasa atu juga melakukan aktivitas lain yang juga merupakan kegiatan utama yang di lakukan secara terus menerus oleh perusahaan.
  • .     Prive (Drawing) : adalah pengambilan aset dari perusahaan yang di lakukan oleh pemilik nya yang akan di gunakan untuk kepentingan pribadinya.

Persamaan Dasar Akuntansi



Pengertian persamaan dasar akuntansi adalah keseimbangan dari dua sisi yaitu antara sisi kiri (aktiva) dan sisi kanan (pasiva), sehingga perubahan yang timbul karena adanya transaksi keuangan dan keseimbangannya akan selalu di pertahankan.
Persamaan Akuntansi
Hutang + Modal = Aktiva
Persamaan Dasar Akuntansi dan Elemen Dasar Posisi Keuangan
Setiap perusahaan pasti memiliki posisi dan kondisi keuangan yang berbeda-beda, di dalam akuntansi sudah sangat umum dengan sebutan “Neraca”, dalam neraca bisa sering di tunjukkan dengan sebuah formula atau rumus yang sering di sebut dengan Persamaan Dasar Akuntansi. Rumus dasar ini salah satu rumus yang memiliki hubungan yang saling berkaitan antara : Aset (Aktiva) dengan Kewajiban atau Hutang (Liability) dan Modal (Capital).
·         Aset (Aktiva) : adalah kekayaan yang di miliki oleh perusahaan yang ditunjukan dengan nilai uang tertentu. Contoh dari aset atau aktiva yaitu : Cash (Kas), Inventory (Persediaan), Building (Gedung), dan Equipment (Peralatan).
·         Kewajiban (Liability) : adalah jumlah hutang yang di miliki oleh perusahaan kepada pihak luar. Contoh nya : Surat hutang, hutang, hutang obligasi.
·         Modal : adalah kepentingan investor atau pemilik dalam sebuah perusahaan yang memiliki tujuan dengan memberikan atau menyetorkan uang atau dari bentuk kekayaan yang lainnya. Modal ini biasanya disebut dengan Ekuitas pemilik (Owner Equity)
Dari ketiga elemen yang sudah di jelaskan diatas maka ada kaitannya satu dengan yang lain di dalam sebuah hubungan akuntansi yang di sebut dengan Persamaan Akuntansi. Persamaan akuntansi juga menyatakan bahwa kesamaan aset di satu sisi dengan klaim para kreditor dan pemilik perusahaan (Owner)  pada sisi yang lainnya. Sehingga bisa di rumus kan menjadi :
Liabilities + Owner Equity = Aktiva 
atau
Kewajiban (Hutang) + Ekuitas Pemilik (Modal) = Aktiva
Point yang harus diketauhi dalam persamaan akuntansi : Aktiva = Kewajiban + Ekuitas Pemilik harus seimbang dengan jumlahnya pada setiap transaksi yang terjadi.


Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567